Pembubaran Massa di PT.FPIl Ricuh, Ibu-ibu Histeris, Puluhan Warga diangkut ke Mapolda Jambi

BEROYATNEWS.COM- Setelah lebih dari dua pekan melakukan pemblokiran jalan masuk PT.FPIl, akhirnya aksi ratusan warga Desa Teluk Raya Dusun Pematang Bedaro Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi dibubarkan paksa oleh Pihak kepolisian, 20-07-2023.

Aksi pembubaran masyarakat tersebut ricuh, dimana masyarakat enggan meninggalkan lokasi jalan tersebut.

Ratusan anggota gabungan dari Polda Jambi dan Polres Muaro Jambi mengusir paksa masyarakat yang ada di sana.

Isak tangis terdengar jelas dari ratusan masyarakat yang mayoritas ibu-ibu

 

Puluhan masyarakat yang “ngeyel” dan tidak meninggalkan lokasi, maka diangkut paksa kedalam mobil untuk dibawa ke Mapolda Jambi.

Masyarakat yang dibawa tersebut mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu hingga anak-anakpun ikut diangkut paksa.

Riuh tangisan dari pendemo terdengar jelas. Mereka berteriak jika aksi mereka hanyalah untuk menuntut keadilan.

“Kami cuman mau hak kami. Kami bukan mencuri,” kata warga histeris.

 

Kapolres Muaro Jambi AKBP Muharram Artha yang memimpin kegiatan ini menyampaikan, pemblokiran yang dilakukan masyarakat itu sudah tidak sesuai lagi dengan aturan yang belaku.

“Aksi menyampaikan pendapat di muka umum yang dilakukan oleh masyarakat sudah mengganggu hajat hidup orang banyak karena disini terdapat banyak kegiatan perusahaan maupun karyawan terpaksa berhenti tidak bisa dilaksanakan kegiatan dilapangan,” katanya

Dikatakan, karyawan yang mau keluar masuk untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari mengantar anak sekolah semua terganggu. “Boleh menyampaikan pendapat, namun harus sesuai dengan ketentuan. Diantaranya melalui pengadilan, kepolisian. Silahkan asal dengan dasar-dasar alasan memang yang sah yang legal,” imbuhnya.

Tak tanggung-tanggung melakukan pembubaran paksa ini kepolisian menurunkan tiga kompi pasukan yakni sebanyak 300 orang personil gabungan dari Polda dan Polres Muaro Jambi.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar melakukan aksi sesuai dengan ketentuan dan cara-cara yang bijaksana. (*)