DPRD Kota Jambi Tekankan Evaluasi Pengawasan Proyek Pemerintah

Adventorial9 Dilihat

BEROYATNEWS.COM- Pencurian fasilitas di sekolah baru kawasan Sekoja membuat DPRD Kota Jambi mendorong evaluasi besar terhadap pengawasan proyek pemerintah. Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menilai pengawasan pascapembangunan masih menjadi titik lemah yang harus segera diperbaiki. 

Bangunan SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 13 diketahui belum difungsikan meski proses pembangunan telah selesai. Kondisi bangunan kosong itulah yang kemudian memicu aksi pencurian fasilitas.

Dalam peninjauan lapangan, DPRD melihat langsung kondisi sekolah yang sempat menjadi sasaran pelaku kriminal. Beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan dan kehilangan fasilitas penunjang.

Menurut Kemas Faried, pemerintah daerah perlu memiliki sistem pengawasan yang lebih ketat terhadap bangunan yang belum digunakan. Ia menilai pengamanan tidak boleh dilakukan secara seadanya.

“Pengawasan aset daerah harus serius karena ini menyangkut uang rakyat,” katanya.

DPRD juga meminta adanya kepastian waktu operasional sekolah agar bangunan tidak terus terbengkalai.

Semakin lama bangunan kosong, semakin besar pula risiko kerusakan yang akan terjadi.

Selain faktor keamanan, DPRD menilai percepatan pemanfaatan fasilitas pendidikan juga penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap ruang belajar yang lebih baik.

DPRD Kota Jambi memastikan pengawasan terhadap persoalan ini akan terus dilakukan. Legislator ingin memastikan pembangunan pendidikan benar-benar berjalan efektif dan tidak menimbulkan kerugian bagi daerah. (*)