BEROYATNEW.COM – Pemerintah Kota Jambi mulai bergerak serius menata ketertiban kota melalui pembentukan Satgas Bahagia. Wali Kota Jambi Maulana memimpin langsung apel gelar pasukan sekaligus melepas Satgas Bahagia, Senin (11/5/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat ketertiban, kenyamanan masyarakat, serta penegakan peraturan daerah di seluruh wilayah Kota Jambi.
Dalam arahannya, Maulana mengatakan personel Satgas Bahagia akan ditempatkan di seluruh kecamatan untuk menjalankan pengawasan dan penertiban di lapangan.
“Kami melaksanakan apel gelar pasukan Satpol PP untuk melepas Satgas Bahagia yang tujuan utamanya menciptakan ketertiban dan ketenteraman di Kota Jambi serta menegakkan peraturan daerah,” ujarnya.
Salah satu fokus utama satgas yakni penertiban kawasan lampu lalu lintas atau traffic light. Pemerintah menyoroti masih adanya praktik eksploitasi anak untuk meminta-minta, manusia silver, hingga aktivitas lain yang dianggap mengganggu ketertiban umum.
“Tugasnya memastikan aturan ditegakkan di traffic light Kota Jambi, agar tidak ada lagi eksploitasi anak untuk meminta-minta, manusia silver, dan aktivitas lain yang mengganggu ketertiban,” kata Maulana.
Selain penertiban jalanan, persoalan sampah juga menjadi perhatian serius Pemkot Jambi. Seiring dihapuskannya sejumlah TPS dan diterapkannya pengangkutan sampah rumah ke rumah menggunakan bentor, masyarakat diminta disiplin membuang sampah sesuai aturan.
Wali Kota menegaskan pelanggar akan dikenakan sanksi berupa denda sesuai perda yang berlaku.
“Berkaitan dengan itu, masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya akan dilakukan penindakan berupa denda sesuai perda,” tegasnya.
Tak hanya itu, penataan pedagang kaki lima juga menjadi bagian dari tugas Satgas Bahagia. Pemerintah ingin pertumbuhan ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan aturan dan estetika kota.
“PKL tidak boleh meninggalkan gerobaknya di jalanan, termasuk bangunan di atas drainase dan pemasangan advertising yang melanggar aturan,” ujarnya.
Maulana berharap masyarakat ikut mendukung langkah pemerintah demi mewujudkan Kota Jambi yang lebih tertib, nyaman, dan bersih.
“Kami mohon dukungan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan kota yang tertib,” pungkasnya.
Judul 2:
Satgas Bahagia Mulai Bergerak, Pemkot Jambi Targetkan Kota Lebih Tertib dan Nyaman
JAMBI – Wajah Kota Jambi perlahan akan ditata lebih tertib melalui kehadiran Satgas Bahagia yang resmi dilepas Pemerintah Kota Jambi, Senin (11/5/2026). Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana sebagai bentuk komitmen penegakan aturan di tengah masyarakat.
Satgas tersebut nantinya akan disebar ke seluruh kecamatan untuk menjalankan berbagai tugas pengawasan dan penertiban, mulai dari kawasan traffic light, pengelolaan sampah, hingga penataan pedagang kaki lima.
Dalam sambutannya, Maulana menegaskan pemerintah ingin menciptakan suasana kota yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Menurutnya, kawasan lampu merah menjadi salah satu titik yang akan mendapat perhatian khusus. Aktivitas manusia silver, pengemis, serta eksploitasi anak di persimpangan jalan dinilai perlu ditertibkan demi menjaga ketertiban umum.
“Kami ingin memastikan aturan berjalan dengan baik di traffic light Kota Jambi agar masyarakat merasa nyaman,” katanya.
Tak hanya itu, Pemkot Jambi juga memperketat pengawasan terhadap masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Kebijakan tersebut menyusul penerapan sistem pengangkutan sampah rumah ke rumah menggunakan bentor dan pengurangan TPS di sejumlah titik.
Maulana menegaskan pelanggaran terhadap aturan kebersihan akan dikenai sanksi sesuai peraturan daerah.
Di sisi lain, pemerintah juga menaruh perhatian pada penataan PKL agar aktivitas ekonomi tetap tumbuh tanpa mengganggu fasilitas umum.
“Kami mendukung ekonomi masyarakat, tetapi harus sesuai regulasi. Tidak boleh ada gerobak yang ditinggalkan di jalan maupun bangunan di atas drainase,” ujarnya.
Melalui Satgas Bahagia, Pemkot Jambi berharap masyarakat dapat lebih disiplin dan bersama-sama menjaga ketertiban kota.
“Dengan komunikasi dan kolaborasi, insyaallah Kota Jambi yang tertib dan nyaman bisa terwujud,” tutup Maulana.









