BEROYATNEWS.COM– Pembangunan kolam retensi di kawasan Pall V, Kecamatan Kota Baru, terus dipercepat untuk mengejar target operasional sebelum musim penghujan tahun depan. Infrastruktur pengendali banjir tersebut diharapkan mampu mengurangi genangan di kawasan Sistem Asam yang selama ini menjadi salah satu titik rawan banjir di Kota Jambi.
Saat meninjau progres pembangunan pada Minggu (26/7), Wali Kota Jambi Maulana mengatakan pekerjaan saat ini difokuskan pada percepatan pengerukan tanah dan penyelesaian jembatan penghubung dari kawasan Keyokos menuju Pall V.
“Yang masih terus dipercepat adalah pengerukan tanah. Kemudian jembatan penghubung dari Keyokos ke Pall V juga sedang diselesaikan. Panjangnya sekitar 90 meter dan saat ini tiang bor atau bore pile sudah terpasang,” ujarnya.
Menurut Maulana, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang signifikan dibandingkan sebulan lalu. Jika sebelumnya akses menuju lokasi masih sulit, kini area proyek sudah mulai terbuka dan pekerjaan dapat dipantau secara langsung.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat selesai sesuai jadwal sehingga kolam retensi sudah dapat berfungsi optimal saat intensitas hujan meningkat pada tahun depan.
“Kita berharap pada musim penghujan tahun depan kolam retensi ini sudah bisa berfungsi maksimal menampung air, sehingga potensi banjir di kawasan Sistem Asam dapat dikurangi secara signifikan,” katanya.
Meski demikian, Maulana mengakui masih diperlukan percepatan pekerjaan, terutama dengan menambah alat berat agar proses pengerukan berjalan lebih cepat. Di sisi lain, pembangunan jembatan juga harus mengikuti tahapan teknis, termasuk masa tunggu pengecoran beton hingga mencapai kekuatan yang dibutuhkan.
Pemerintah Kota Jambi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekitar atas dampak sementara yang ditimbulkan selama proses pembangunan, seperti debu dan aktivitas alat berat.
“Kami memahami ada ketidaknyamanan yang dirasakan warga selama pekerjaan berlangsung. Kami mohon maaf, namun proyek ini terus dipercepat agar gangguan segera berakhir dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujar Maulana.
Selain menjadi solusi pengendalian banjir, kawasan kolam retensi Pall V juga dirancang sebagai ruang publik. Nantinya area tersebut akan dilengkapi jogging track yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas di ruang terbuka.
Dengan konsep tersebut, kolam retensi diharapkan tidak hanya menjadi infrastruktur pengendali banjir, tetapi juga menghadirkan ruang hijau baru yang meningkatkan kualitas lingkungan dan aktivitas masyarakat di Kota Jambi.









