Debit Sungai Batanghari Menurun, Pemkot Jambi Siapkan Distribusi Air Bersih untuk Warga

Adventorial8 Dilihat

BEROYATNEWS.COM – Penurunan debit Sungai Batanghari mulai menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk proses pengolahan dan distribusi air bersih kepada masyarakat.

Persoalan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemkot Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (24/8/2026).

Rakor dipimpin langsung Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, Kepala Kejaksaan Negeri Jambi Dr. Kamin, Dandim 0415/Jambi Letkol Inf. Putra Negara, serta jajaran perangkat daerah dan unsur terkait lainnya.

Penurunan debit Sungai Batanghari menjadi perhatian karena sungai tersebut merupakan salah satu sumber air baku bagi Perumda Air Minum Tirta Mayang.

Pemkot Jambi pun mulai menyiapkan langkah antisipasi agar masyarakat tetap memperoleh pasokan air bersih apabila terjadi gangguan distribusi akibat kondisi debit sungai.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mengatakan, pemerintah akan menyiapkan dukungan distribusi air, terutama bagi wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan.

“Untuk distribusi air, akan ada tambahan bantuan distribusi yang dibantu oleh Damkar ke wilayah prioritas berdasarkan laporan dengan kebutuhan paling tinggi,” ujar Diza.

Menurutnya, distribusi bantuan air nantinya tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan pemetaan kondisi di lapangan dan laporan masyarakat.

Dengan demikian, wilayah yang mengalami kebutuhan paling mendesak dapat menjadi prioritas pemerintah.

“Ini bukan hal yang bisa dilakukan sendiri-sendiri, namun harus bersama berdasarkan data-data yang diperoleh,” tegas Diza.

Selain persoalan air bersih, kondisi cuaca kering juga menjadi perhatian pemerintah. Wali Kota Jambi Maulana mengajak masyarakat melakukan ikhtiar bersama, salah satunya melalui pelaksanaan Salat Istisqa di rumah-rumah ibadah.

Maulana mengatakan, pemerintah akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan debit Sungai Batanghari untuk menentukan langkah lanjutan.

Kesiapsiagaan ini dinilai penting karena penurunan debit sungai tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan air baku, tetapi juga dapat berdampak pada aktivitas masyarakat apabila berlangsung dalam waktu yang panjang.

Pemkot Jambi memastikan langkah penanganan akan dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi aktual di lapangan.

Pihaknya menambahkan, pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan koordinasi sehingga setiap persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti.

“Dengan kebersamaan dan koordinasi yang kuat, kita berharap keamanan, kenyamanan, kesehatan masyarakat, serta pelayanan publik di Kota Jambi tetap terjaga,” pungkasnya.